Nyadran Tak Hanya Pengingat

Wates - Tradisi nyadran yang terakhir atau sebagai penutup adalah nyadran di Desa Wates. Menariknya, nyadran di Wates ini. Tujuan diadakan acara sadranan di Sendang Banyu Urip adalah bersyukur kepada Tuhan atas limpah rejeki-Nya. Sendang Slamet juga dimanfaatkan warganya untuk kebutuhan mencuci dan mandi. Di dekat sendang sendiri terdapat sumber mata air yang sekarang digunakan sebagai kebutuhan air bersih warga desa khususnya di dukuh Mojo, kurang lebih seratus lima puluh kepala keluarga memanfaatkannya sebagai air minum, mandi dan mencuci. Mereka menyalurkan air dari aliran pipa yang terhubung ke rumah-rumah warga jadi mereka tidak perlu jauh-jauh berkunjung naik turun bukit untuk mengambil air.

Setiap Bulan Mulud di Sendang Slamet memiliki kegiatan tersendiri, dari pagi hari tempat ini banyak dikerumuni warga desa yang ikut serta dalam kegiatan Sadranan. Sadaranan desa Wates bukan pada Bulan Sya’ban melainkan bulan Rabiul Awwal. Warga berkumpul, berdoa bersama dan kemudian mengadakan makan kenduri sebagai rasa ucapan syukur kepada tuhan yang telah melimpahakan rejeki dan berkahnya melalui Sendang Slamet.

Berita Terkini